bagi yang udah menikah,, apa masih ragu-ragu untuk malam pertamanya,,
begini caranya,, di harus kan untuk mandi biar seger dan juga mencukur bulu2 di sekitar alat kelamin,bersihkanlah tubuh dari hadas dengan cara berwudhu, memakai wangi-wangian. Khusus untuk istri, dianjurkan menggunakan celak mata (sipat) dan pacar. Lantas, sampaikanlah niat dalam hati akan harapan anak kelak yang lahir adalah anak shaleh. Setelah sudah berbusana rapi hendaknya mendahulukan kaki kanan untuk melangkah dengan membaca bismillah wassalami ‘ala rasulillahis salamu ‘alaikum, dengan nama Allah dan kesejahteraan Rasulullah semoga kesejahteraan terlimpahkan kepadamu.
Doa waktu kening
istri memegang,,, : Allahumma Innii Asaluka Min Khoiriha wa Khoiri Ma
Jabaltaha Alaihi. Wa Audzu bika Min Syarri wa Syarri Ma Jabaltaha Alaih—Wahai
Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan dari apa yang
Engkau berikan kepadanya serta Aku berlindung kepada-Mu daripada keburukannya
dan keburukan yang Engkau berikan kepadanya..”
Doa
ketika hendak melakukan jimak,
بِسْمِ
اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اَللَهُمَّ
جَـنِّـبْناَالشَّـيْطَانَ وَ جَنِّبِ الشَّـيْطَانَ مَارَزَقْـتَـنَا
Allahumma
Jannibna asy Syaithon wa Jannib asy Syaithon Ma Rozaqtana—Wahai Allah jauhilah
kami dari setan dan jauhilah setan dari apa-apa yang Engkau rezekikan kepada kami
2. Doa saat menikah Q.S.17 (Al Isra’) ayat
80 :
رَّبِّ
أَدْخِلْنِي مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِي مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَل لِّي مِن
لَّدُنكَ سُلْطَاناً نَّصِيراً
80. “Ya Tuhan-ku, masukkanlah dengan cara yang baik
dan keluarkanlah (pula) aku dengan cara keluar yang baik dan berikanlah
kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong
Lakukanlah sholat sunnah paling sedikit 2 rakaat.
Dalam shalat bacalah surat Al-Fatihah 3x, surat Al-Ikhlas 3x, membaca shalawat
lantas berdoa (akan diterangkan dibawah) memanjatkan apa yang diinginkan.
Berikutnya suami, menghmpiri istri sambil mengatakan; assalamu ‘alaikum ya babar rahman, semoga
keselamatan dilimpahkan kepadamu wahai pintu kasih sayang. Kalimat ini dijawab oleh
istri dengan membaca; wa ‘alaikum salam ya
sayyidal amini, semoga keselamatan juga menyertaimu wahai (tuan)
yang dipercaya.
Kemudian suami mengecup kening istri sambil mengatakan
kalimat; allahuma inni as’aluka khairaha wa
khairama jabaltaha ‘alaihi wa a’udzubika min syarriha wa syarrama jabaltaha
‘alaihi, ya Allah, aku mohon kepada-Mu atas kebaikan istri dan
kebaikan tabiat yang telah Engkau tabiatkan kepadanya. Dan aku berlindung
kepada-Mu dari keburukan istri dari keburukan perangai yang telah Engkau
tabiatkan kepadanya. Saat suami telah berada pada pangkuan istri, bisikkan
dengan perlahan ke telinga istri, radhitu billahi
rabba, aku telah ridha Allah itu menjadi Tuhanku. Lantas lanjutkan
dengan membaca shalawat bersama-sama (boleh shalawat apa saja); allahumma shalli ‘ala muhammad wa ‘ala sayyidina
muhammad, ya Allah berilah limpahan rahmat kepada nabi Muhammad dan
seluruh keluarganya.
Dalam kitab ‘uqudul jain karya Imam Nawawi al-Bantani
al-Jawi juga menambahkan supaya sebelum dilakukan persetubuhan hendaknya
sebanyak mungkin membaca kalimatun thayyibah (kalimat-kalimat suci) seperti;
basmalah, takbir, membaca doa; bismillahil
‘alaiyyil ‘adzim allahumaj’alin nuthfata dzurriyatan thayyibatan inkunta
qaddarta antakhruja dzalika min shulbi, dengan nama Allah YAng Maha
Tinggi lagi Maha Besar. Ya Allah jadikanlah air mani ini keturunan yang baik
jika Engkau takdirkan keluar mani itu dari tulang sulbiku. Selain itu membaca
juag doa; allahumma jannibnas syaithana wajannisy
syaithana marazaqtana, ya Allah jauhkanlah kami dari setan dan
jauhkanlah setan dari apa yang Engkau berikan kepada kami. Ketika melakukan
senggama sebisa mungkin jangan menghadap kiblat. Kondisi tubuh jangan sampai
telanjang. Tutuplah badan dengan selimut yang digunakan bersama antara suami
istri.
Saat hubungan sudah hampir mencapai puncaknya
(klimaks), sperma sudah hendak kluar bacalah dzikir cukup dalam hati dengan
sedikit menggerakkan bibir tanpa mengeluarkan suara; alhamdilillahil ladzi khalaqa minal ma’i basyaran faja’alahu
nasaban wa shihran wa kana rabbuka qadiran, segala puji bagi
Allah yang teah menciptakan manusia dari air (mani) lalu ia jadikan keturunan
dan Tuhanmu maha kuasa atas segala sesuatu. Namun manakala sperma sudah kadung
keluar sedang dzikir belum dibaca, maka cukuplah membaca dalama hati tak perlu
bersuara.
Berikut ini
doa-doa yang dianjurkan dibaca setelah melakukan shalat sunnah sebelum
melakukan senggama :
Rabbi
habli mainladunka dzurriyatan tahyyibatan inaka sami’ud du’a rabij’alni
muqimash shalati wa mindzurriyati rabbana wataqabbal du’a.
ya Tuhanku, berikanlah kepadaku keturunan yang baik.
Sesungguhnya Engkau Yang Maha Mendengar doa. Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan
anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat.
Rabbi
habli minash shalihin.
Ya Tuhanku, berikanlah kepadaku keturunan yang baik.
Rabbi
habli minashalihina. Allahumaj’alhu shahihan kamilan wa’aqilan hadziqan wa
‘aliman amilan muthi’an laka walirasulika waliwalidaihi kama amarta.
Ya Allah anugerahilah aku sebagai bagian dari
orang-orang yang shaleh. JAdikanlah anakku sehat lagi sempurna, berakal cerdas,
berpengetahuan luas lagi mengamalkan ilmunya, taat kepada-Mu, kepada rasul-Mu,
dan kedua orang tuanya sebagaimana telah Engkau perintahkan.
Allumaj’alna
wa awladana min ahlil ‘ilmi wal khairi wala taj’alna min ahisy syarri wadhairi.
(3x)
Ya Allah jadikanlah kami dan anak-anak kami sebagai
orang-orang yang berpengetahuan luas dan gandrung menebar kebajikan. Janganlah
Engkau jadikan kami orang-orang yang gemar melakukan perbuatan buruk dan kerusakan.
(dibaca 3x)
Rabbana
hablana min azwajina wadzurriyatina qurrata a’yunin waj’alna lil muttaqina
imaman. Rabbanaj’alna wa awladana minaddini yastamu’unal qaula fayatabi’una
ahsanahu.
Ya Allah anugerahkanlah kami istri dan keturunan yang
sejuk di pandang mata serta jadikanlah kami pemimpin atas orang-orang yang
bertakwa. Ya Allah ya Tuhan kami jadikanlah anak-anak kami taat kepada agama
yang mendengarkan segala kata-kata (yang baik) serta mereka gemar mengikuti
segala apa yang digariskan baik (oleh agama).
Rabbana waj’alna muslimaini laka wamin dzurriyatina
umatan muslimatan laka wa arina manasikana watub’alaina innaka antat
tawwaburahim.
Ya Allah jadikanlah kami berdua orang yang pasarah
kepada-Mu dan jadikanlah keturunan kami menjadi bagian umat yang patuh serta
tunduk kepada-Mu. Tunjukkanlah cara dan tempat-tempat ibadah kepada kami.
Sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.
Allahumma
allif baina qulubina wa ashlih dzta bainina wahdina subulas salami wa jannibna
minadzulumati ilannuri wa jannibnal fawahisya ma dzahara minha wa ma bathana
wabariklana fi asma’ina wa absharina wa qulubina wa azwajina wadzurriyatina
watub ‘alaina innaka antat tawwabur rahimi waj’alna syakirina bini’matika
mutsnina biha qabiliha wa attimaha ‘alaina.
Ya Allah satukanlah hati kami, berilah kebaikan kepada
keluarga kami tunjukkanlah jalan-jalan keselamatan. Selamatkanlah kami dari
kegelapan menuju cahaya-Mu. Jauhkanlah kami dari perbuatan keji baik yang
tampak maupun yang tersamar. Berkatilah segala (segala perbuatan yang berasal
dari) pendengaran, peglihatan, hati kami. Berkatilah istri dan keturunan kami.
Terimalah taubat kami. Sesungghunya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha
Penyayang. JAdikanlah kami termasuk orang-orang yang bersyukur atas nikmat-Mu
serta gemar memuji-Mu dengan semua anugerah itu. JAdikanlah kami orang-orang
yang menerima lalu sempurnakanlah kami semua itu untuk kami.
Allahumma inni a’udzubika minimraatin tusyayibuni
qablal masyiyyi wa a’udzubika min waladin yakunu ‘alayya ‘adzaba wa ‘audzubika
mni shahibin khadi’atin in ra’a hasanatan dafanaha wain ra’a sayyiatan
akhsyaha.
Ya Allah aku berlindung kepada-Mu atas istri yang
memutihkan rambut sebelum memutih pada waktunya dan aku berlindung kepada-Mu
atas anak yang mendatangkan bencana. Aku berlindung kepada-Mu atas teman yang
berperangai curang. Jika melihat kebaikan atas menyembunyikannya ,sebaliknya
jika mendapati kejahatan akan menyebarluaskannya.
Allahummaghfir dzunubana wastur’yubana wa ashlih
ajsadana wa qulubana waj’al fima yurdhika duubana wa’aamilna wawalidaina wa
awladana wamasyayikhina wa ahlana wa qirabatina waman lahu haqqun ‘alaina bima
anta ahlun wakullana walahum fil wa’ri wasahli walkhashi walmahli watammim;
alainan ni’ami wafarrihna bimahdil judi walkarami wala taj’al iltifatan illa
ilaika walat tikalan illa ‘alaikal hatta nahdza bidz dzulfa ladaika waghfir lil
mukminina walmukminati walmuslimina walmuslimati al ahyai wal amwati.
Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami, samarkanlah
keburukan kami, perbaikilah jasad serta hati kami. Jadikanlah apa yang telah
kami lakukan membuat-Mu rela. Perlakukanlah aku, kedua orang tuaku,
keturunanku, guruku, keluargaku, kerabat-kerabatku, dan orang-orang yang
mempunyai hak atasku kepada yang ahlinya. JAdikanlah aku dan mereka tetap
mengingat-Mu baik dalam keadaan susah maupun senang, baik dalam keadaan susah
maupun senang, baik dalam musim gugur atau semi. Sempurnakanlah kepadaku segala
kenikmatan, gembirakanlah kami dengan sikap kemurnian, kedermawanan serta
kemurahan hati. Janganlah Engkau jadikan aku berserah diri kecuali kepada-Mu
sehingga aku memperoleh kedekata di sisi-Mu. Ampunilah (dosa) kaum mukmin serta
muslim baik laki-laki maupun perempuan, baik yang masih hidup aau yang sudah
tiada.
Rabbana
atina fiddunya hasanatan wafilakhirati hasanatan waqina ‘adzaban nari.
Ya Tuhan kami, berikanlah kepada kami kepada kebaikan
di dunia dan di akhirat, dan lindungilah kami dari siksa neraka.
Washallallahu ‘ala khairi khalqihi sayyidina muhamadin
wa’ala alihi wasahbihi wasallama. Subhanaka rabbika rabbil ‘azzati ‘amma
yashifuna wasalamun ‘alal mursalina walhamdulillahi rabbil ‘alamina.
Semoga Allah selalu memeberikan kasih sayang dan
kesejahteraan-Nya kepada sebaik-baik makhluk-Nya, yakni pemimpin kita nabi
Muhammad SAW, keluarga, dan sahabatnya. Maha Suci Engkau Tuhan Yang mempunyai
kemuliaan, yang jauh dari apa yang mereka sifatkan,
keselamatan untuk sekalipun RAsul, dan segala pujian hanya untuk Allah Tuhan
yang memiliki alam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar